Liverpool Menang, Henderson Alami Cedera

Kabar yang tidak mengenakan bagi pendukung Liverpool disaat mereka berhasil lolos ke babak selanjutnya. Kapten The Reds Jordan Henderson harus digantikan sebelum pertandingan usai karena cedera.

Liverpool berhasil mengangkangi Bayern Munchen usai menang 3-1 pada leg kedua yang dihelat di Allianz Arena, Kamis (14/3/2019) dinihari WIB. Pada leg pertama Liverpool bermain imbang tanpa gol.

Gol yang dibuat oleh Bayern oleh bunuh diri Joel Matip mampu di balas oleh Virgil Van Dijk dan Sadio Mane. Lolosnya ini benar-benar hasil kerja keras pemain Liverpool yang sebelumnya tidak diunggulkan untuk lolos.

Ditambah lagi Liverpool tidak pernah memenangin laga tandang di ajang Liga Champions sejak leg kedua perempatfinal kontra Manchester City musim lalu. Dan juga di fase grup ini Liverpool selalu kalah.

Tapi, lolosnya Liverpool ini harus di bayar mahal karena kapten Liverpool Henderson mendapat masalah pada engkel kiri usai berduel dengan James Rodriguez pada menit ketujuh. Dan akhirnya harus di gantikan oleh Fabinho di menit 13.

Henderson sempat bertahan sekitar tujuh menit sebelum digantikan Fabinho. walaupun hanya cedera ringan akan tetapi kemungkinan besar Henderson akan absen saat Liverpool tandang ke markas Fulham akhir pekan ini agar cederanya tidak menjadi parah.

Mbappe Susah Tidur Usai PSG Dikalahkan MU

Bintang PSG mengungkapkan bahwa dirinya tidak bisa tidur setelah timnya PSG terdepak dari Ajang Liga Champions usai di kalahkan Manchester United pada tengah minggu kemarin.

Di leg pertama PSG mampu mengunguli United di Old Trafford dengan skor 0-2, PSG justru tertinggal dari United ketika laga masih berjalan 2 menit setelah Romelu Lukaku sukses menjarangkan bola hasil dari kesalahan passing dari lini belakang PSG.

Walaupun sempat menyamakan kedudukan dari gol Juan Bernat, Lukaku berhasil membuat United unggul kembali lewat tendangan terukurnya dan akhirnya penalti Marcus Rashford di waktu injury time mampu membuat PSG tersingkir dari Liga Champions lewat keunggulan gol tandang.

Beda dengan di leg pertama, peforma Mbappe di leg kedua bisa di bilang buruk. Penyerang yang masih berusia 20 tahun itu banyak sekali membuang-buang peluang, dan ia pun mengakui bahwa kekalahannya ini membuat ia sedih.

“Saya terkejut. Kami sangat bekerja keras sampai dengan ke tingkat ini akan. Saya tidak bisa tidur begitu juga dengan yang lainnya” ujar Mbappe kepada TF1.

“Jujur, sangat sulit menyadari ini,karena Liga Champions adalah target utama kamu. Stadion penuh dengan aksi luar biasa akan tetapi kami merusak pestanya.” tambahnya.