David Luiz resmi menjadi bagian Arsenal

Pada bursa transfer musim panas Premier League kali ini. Salah satu klub besar, Arsenal , masih bisa meresmikan David Luiz sebagai pemain terbaru beberapa saat setelah bursa transfer resmi ditutup.

Bek asal Brasil tersebut diboyong dari Chelsea dengan mahar senilai delapan juta poundsterling. Ini bisa dikatakan sebagai ajang reuni antara sang pemain dengan Unai Emery, di mana keduanya terlibat kerja sama saat masih di Paris Saint Germain dulu.

Arsenal sempat dikabarkan tengah mengincar bek muda Italia yang sedang bermain di Juventus, Daniele Rugani. Kemungkinan sang pemain berlabuh di London terbilang cukup besar. Namun rumor-rumor tersebut dipatahkan dengan pembelian David Luiz ini. Luiz pun sempat membuat gempar karena secara tiba-tiba absen dari sesi latihan Chelsea jelang penutupan bursa transfer.

Begitu proses transfernya rampung, Arsenal langsung mengumumkan nomor punggung David Luiz kepada publik. Pria berumur 32 tahun itu diberikan nomor 23 yang dulunya pernah dikenakan oleh legenda the Gunners, Sol Campbell.

Nomor punggung 23 ini juga pernah dikenakan oleh mantan penyerang, Nicklas Bendtner. Pemain berdarah Denmark tersebut sempat menjadi harapan di awal kemunculannya, namun performanya menurun drastis pada tahun-tahun berikutnya.

Sebelumnya masih ada sosok terkenal lainnya yang pernah mengenakan nomor punggung tersebut. Seperti Andrey Arshavin, Nelson Vivas, Ray Parlour, dan terakhir digunakan Danny Welbeck yang hengkang ke Watford.

Kedatangan David Luiz ini disambut dengan baik oleh pelatih Arsenal, Unai Emery. Sebelumnya diketahui bahwa kedua sosok tersebut pernah bekerja sama di satu tim, yakni Paris Saint Germain, walaupun tidak berlangsung lama.

Hazard Gembira Zidane Kembali ke Real Madrid

Kembalinya Zinedine Zidane ke kursi kepelatihan disambut dengan positif oleh bintang Chelsea yang diincar Real Madrid, Eden Hazard. Menurutnya, dunia sepakbola masih butuh sosok dirinya.

Karir Zidane terbilang cukup bagus, dengan tiga gelar Liga Champions yang berhasil diraihnya dalam kurun waktu 2,5 tahun di Real Madrid. Padahal, Madrid merupakan tim pertama yang ia latih.

Namun, usai meraih tropi Liga Champions ia pun pergi dari Real Madrid. Masa menganggurnya pun tidak bertahan lama. Ia pun akhirnya kembali ke Real Madrid setelah memecat Santiago Solari.

Begitu Zidane datang, peforma dari Madrid pun meningkat. Tiga dari empat pertandingannya berhasil ia menangkan. Kehadirannya juga membuat beberapa pemain bersinar kembali.

Sambutan positif pun berdatangan termasuk dari Eden Hazard. Pemain yang kerap disebut akan menjadi pengganti Cristiano Ronaldo di Real Madrid ini juga sangat senang dia sang pelatih kembali ke dunia sepakbola.

“Saya bukan pemain Madrid akan tetapi saya merupakan fans Zidane,saya merasa sangat senang ia kemali ke sepakbola dan bersama Real Madrid,” tutur pemain asal Belgia tersebut kepada RMC Sport.

“Untuk Madrid dan pendukungnya ini sangat bagus . Tapi sedikit bagus untuk tim lainnya karena Real Madrid, bersama Zinedine Zidane, meraih banyak kemenangan. Jadi itu akan sulit,” lanjutnya.

Juventus Buru N’Golo Kante

Juventus dikabarkan akan serius dalam memburu jasa N’Golo Kante. Juve akan langsung dekati Kante setelah bursa transfer musim panas dibuka.

Dalam 2 tahun belakangan ini, Kante dinobatkan menjadi gelandang terbaik didunia. Ia berhasil menampilan penampilan yang impresif tersebut bersama Leicester City, Chelsea dan Timnas Prancis sehingga ia kerap disamakan dengan legenda Les Bleus, Claude Makelele.

Dimusim ini, Kante merasa frustasi di Chelsea. Hal ini menyusul keputusan Maurizio Sarri untuk menggesernya menjadi gelandang box to box, untuk mengakomodir Jorginho di posisi gelandang bertahan.

Dilansir Le10Sports, Juventus sudah menyadari hal itu dari musim ini. Mereka dikabarkan akan mencoba membajak Kante dari Chelsea begitu bursa transfer dibuka.

Menurut laporan tersebut, Juve sangat ngotot untuk mendapatkan Kante, dikarekan Juventus sangat kekurangan gelandang bertahan yang bagus.

Juventus sebenarnya mempunyai dua gelandang top, yakni Sami Khedira dan juga Emre Can yang didatangkan dari Liverpool.

Namun peforma dari Khedira sudah mulai menurun, sementara performa Emre Can juga masih belum stabil. Untuk itu Juve kian ngotot ingin mendapatkan gelandang asal Perancis ini karena dinilai mempunya atribut untuk bermain di klub sebesar Juventus.